Langkah Menggunakan Masker Kefir yang Baik dan Benar

Setiap orang ingin untuk memiliki wajah yang bersih dan bersinar dan bebas dari jerawat dan noda hitam ataupun karena kerutan. Untuk merawat agar wajah tetap bersinar dan bercahaya ataupun awet muda, diperlukan produk perawatan dan salah satunya adalah masker. Banyak jenis masker yang dapat dijadikan pilihan dan salah satunya adalah masker kefir. Masker tersebut terbuat dari fermentasi susu sapi ataupun kambing. Endapan dari fermentasi tersebut yang digunakan untuk masker dan di dalam kefir terdapat 60 jenis micro flora yang bagus untuk wajah.

Dalam masker yang terbuat dari kefir ini, tidak hanya memiliki micro flora hingga total 60 jenis yang dapat membantu untuk menjaga keseimbangan pH kulit namun juga menjaga kandungan kulit sehingga membuat wajah Anda menjadi terlihat awet muda dan segar. Manfaat lainnya dari kefir yaitu:

- Mengurangi iritasi pada kulit.
- Mengatasi masalah jerawat dan komedo.
- Sebagai antioksidan sehingga melindungi kulit dari radikal bebas.
- Mengangkat sel kulit mati sehingga wajah menjadi lebih cerah.
- Menstimulasi kolagen sehingga memperlambat penuaan.
- Meratakan warna kulit wajah.

Sebelum Anda menggunakan masker dari kefir, Anda harus mengetahui terlebih dahulu reaksi kulit yang mungkin ditimbulkan sehingga Anda tidak kaget setelah penggunaan. Reaksi kulit tersebut diantaranya yaitu:

- Tidak terasa apa-apa.
- Sedikit gatal karena kefir bersifat asam dan mengandung asam laktat.
- Sedikit perih atau muka memerah yang diakibatkan reaksi asam laktat dan biasanya dialami orang yang pernah melakukan perawatan khusus sehingga kulit menjadi lebih sensitif. Sedangkan jika terjadi pada orang yang tidak pernah melakukan perawatan, biasanya karena penggunaan terlalu sering, terlalu banyak atau terlalu lama.
- Jerawat namun perlahan akan menghilang.
- Kulit menjadi kering.

Penggunaan masker kefir sebaiknya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan kulit wajah Anda karena jika terlalu lama atau karena terlalu banyak dan terlalu sering penggunaannya, dapat memberikan reaksi pada wajah misalnya wajah menjadi panas atau kering. Jika Anda menggunakan masker tersebut sebelum tidur, pastikan jika Anda mengoleskan pelembab ke wajah setelah masker tersebut kering atau menambahkan 2 tetes minyak esensial organik di masker lalu campur dan aplikasikan ke wajah.

Sebelum Anda menggunakan masker fermentasi susu tersebut, cuci muka dengan menggunakan facial wash yang lembut dan kemudian keringkan wajah dengan cara ditepuk-tepuk dengan handuk halus. Setelah itu, siapkan masker. Anda dapat menambahkan madu untuk mengatasi jerawat atau minyak esensial agar wajah tidak terlalu kering atau untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Tips untuk mengaplikasikan masker Kefir setelah muka Anda bersih dan masker siap yaitu:

- Hindari pengaplikasian di daerah sekitar lipatan hidung, mata, sudut bibir karena daerah ini lebih sensitif sehingga tidak menimbulkan masalah pada wajah, misalnya iritasi.
- Jika pengolesan nya dengan menggunakan kuas, segera bersihkan dan masukkan ke freezer lagi sedangkan jika menggunakan tangan, oleskan sisa masker ke tangan hingga tangan juga ikut halus.
- Diamkan kurang lebih 15-60 menit hingga masker perlahan menjadi bening.
- Hindari pemakaian yang lama karena masker ini dapat berubah menjadi kerak yang menarik kulit wajah sehingga terkadang dapat menimbulkan gatal atau masalah kulit lainnya pada jenis kulit yang sensitif.
- Siapkan air hangat dan handuk halus untuk membilas masker dan mengeringkan. Hindari untuk menggosok wajah saat mengeringkannya dan jika terasa ada minyak yang menempel, biarkan saja karena minyak tersebut dapat membuat kulit Anda menjadi lebih kenyal. 


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Thanks For Your Comment Here